Apakah Anda berpikir merawat kolam renang itu hanya tinggal menambahkan kaporit saja? Jika iya, itu pemahaman yang keliru. Untuk menjaga air tetap jernih dan bersih, ada beberapa teknik perawatan air kolam renang khusus yang perlu dikuasai oleh pemilik rumah.
Ya, dengan asumsi Anda ingin mencoba melakukan maintenance sendiri maka ada baiknya untuk memahami bagaimana caranya. Namun, jika Anda lebih suka menggunakan jasa profesional itu juga tidak menjadi masalah.
Karena tentunya tidak semua orang punya waktu luang yang cukup untuk melakukan perawatan air kolam renang secara berkala.
Pada kesempatan kali ini kami ingin berbagi beberapa tips teknik dan metode perawatan kolam renang yang bisa dicoba di rumah. Tidak perlu ragu untuk mencobanya, tapi pastikan untuk tidak melakukannya secara berlebihan.
Daftar Isi
Metode Penggunaan Test Kit (Teknik Pengujian Air Kolam)
Pertama sekaligus yang paling utama, sebelum menambahkan apapun ke kolam renang pastikan Anda sudah tahu cara test kit kolam renang.

Alat yang terlihat simpel ini bisa membantu Anda untuk mengambil sampel air sekaligus mengetahui seperti apa kandungan kimia di kolam renang sebelum melakukan tahap treatment.
- Ambil sampel air dari kedalaman ±30 cm.
- Teteskan reagen sesuai petunjuk ke tabung sampel.
- Kocok perlahan, tunggu perubahan warna.
- Bandingkan warna dengan tabel di test kit.
- Catat hasilnya untuk menentukan treatment yang dibutuhkan.
Bagaimana acuannya?
- pH ideal kolam renang: 7,2 – 7,8
- Kadar klorin ideal: 1 – 3 ppm (mg/l)
Tindakan:
- Klorin kurang: Tambah kaporit/klorin.
- Klorin berlebih: Kurangi dengan aerasi atau bahan penurun klorin.
- pH rendah: Tambah soda ash (natrium karbonat).
- pH tinggi: Tambah asam muriatik (HCL).
Metode Menambahkan Chemical (Teknik Penggunaan Bahan Kimia)
Nah, setelah mengetahui kondisi air di kolam renang barulah kita bisa lanjut ke tahap berikutnya yaitu water treatment dengan pemberian chemical. Sebagai pengingat setiap zat kimia itu punya fungsi yang berbeda-beda:
- PAC: mengikat partikel kotoran agar mudah disaring (koagulan).
- Terusi: membunuh lumut dan ganggang (algaecide).
- Soda Ash: menaikkan pH air kolam.
- Kaporit: membunuh bakteri dan menjernihkan air (desinfektan).
- HCL: menurunkan pH air jika terlalu basa.
Menentukan takaran obat kimia:
Selanjutnya, coba hitung berdasarkan volume air kolam (panjang × lebar × kedalaman rata-rata). Misalnya untuk kolam 50.000 liter, penggunaan kaporit standar sekitar 90–100 gram per hari (tergantung hasil test kit).
Cara menambahkan:
- Larutkan dengan air dulu, kemudian tuangkan merata ke permukaan kolam (disarankan untuk kaporit, soda ash).
- Dituangkan langsung ke air kolam (hanya untuk bahan seperti PAC atau terusi, sesuai panduan).
Usahakan sistem sirkulasi air dalam keadaan ON saat menambahkannya agar chemical tersebar rata.
Baca juga: Toko Jual Obat Kolam Renang Terlengkap Harga Murah
Metode Membersihkan Air Kolam Renang (Teknik Pembersihan)
Kemudian, jangan sampai melewatkan soal pembersihan. Ini bagian yang tidak kalah penting dengan water treatment. Air yang jernih tetap tidak nyaman jika ada banyak daun dan sampah yang mengambang di kolam renang.

Oleh karena itu, Anda perlu menguasai teknik ini agar bisa melakukan maintenance secara optimal:
- Menyaring daun dan sampah menggunakan leaf skimmer
- Menyikat permukaan kolam renang dengan pool brush
- Vacuum pembersihan dasar kolam vacuum khusus
Setiap metode di atas dilakukan dengan alat yang tepat dan prosedur yang baik agar hasilnya memuaskan.
Pengecekan Teknis Mesin Kolam Renang (Tingkat Lanjut)
Terakhir, tindakan yang mungkin lebih rumit daripada metode lainnya yaitu pengujian, pengecekan teknis pada spare parts mesin kolam renang.
Kenapa ini termasuk perawatan air kolam renang? Ya, karena tanpa kalian sadari mesin pompa kolam renang dan filter itu sangat penting dalam menjaga jernih atau tidaknya air kolam.
Jika pompa atau filter Anda rusak atau tidak berfungsi sama sekali maka ini perlahan tapi pasti akan membuat air kolam renang Anda mulai keruh dan kotor tidak peduli seberapa rajin Anda menambahkan bahan kimia sesuai prosedur.
Karena pompa merupakan komponen sirkulasi utama dan filter menjadi penyaring terpenting.
- Pengecekan performa pompa dan filter
- Operasional penggunaan alat
- Perbaikan kecil, sedang, dan besar
Selesai, itu dia penjelasan mengenai teknik perawatan air kolam renang. Siapa sangka ternyata proses maintenance memang serumit ini. Diperlukan pemahaman yang baik untuk memastikan Anda bisa melakukan setiap prosedur di atas sesuai anjuran.
Sudah pusing duluan sebelum melakukannya? Tenang, ada solusinya. Hubungi tim Trijaya Pool Perawatan untuk menyelesaikan setiap masalah seputar kolam renang baik itu water treatment, pembersihan, atau pengecekan teknis. Info lebih lengkap bisa hubungi kami dan dapatkan konsultasi gratisnya hari ini!
