Memiliki kolam mini atau plunge pool di rumah? Anda juga perlu melakukan maintenance agar air bisa tetap jernih dan bersih. Secara sekilas ukuran kolam yang lebih kecil memang proses perawatan plunge pool tidak terlalu melelahkan seperti kolam renang biasa.
Namun, bukan berarti Anda bisa mengabaikan teknis perawatan. Karena sesimpel apapun prosesnya jika Anda tidak rutin melakukan maintenance maka plunge pool juga bisa kotor dan keruh.
Kami akan sedikit menjelaskan bagaimana cara melakukan perawatan plunge pool dan beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui, berikut pembahasannya.
Daftar Isi
Cara Melakukan Perawatan Plunge Pool di Rumah
Meskipun ukuran plunge pool tergolong kecil, bukan berarti Anda boleh mengabaikan perawatanya. Ada langkah-langkah teknis yang perlu dilakukan secara rutin untuk menjaga kualitas air dan kebersihan kolam.

1. Membersihkan Permukaan Air
Langkah pertama yang terlihat sederhana tapi punya dampak besar adalah membersihkan permukaan air. Gunakan alat leaf skimmer atau serokan daun untuk mengambil daun-daun kering, serangga, atau debu yang mengambang.
Bayangkan Anda baru pulang dari luar kota dan menemukan permukaan kolam dipenuhi daun kering. Jika dibiarkan, kotoran ini bisa tenggelam dan membuat air plunge pool menjadi kotor.
2. Menyikat Dinding dan Lantai Kolam
Plunge pool memang kecil, tapi lumut dan kerak tetap bisa tumbuh di dinding maupun lantai kolam. Menyikat area ini secara rutin akan mencegah lapisan licin yang berisiko menimbulkan gangguan kesehatan.
Selain itu, gunakan sikat kolam renang dengan bulu yang sesuai bahan permukaan kolam Anda. Minimal lakukan proses ini seminggu sekali, atau lebih sering jika kolam sering digunakan.
3. Water Treatment dengan Bahan Kimia
Langkah penting lainnya adalah menjaga keseimbangan kadar pH dan klorin dalam air. Anda bisa menggunakan alat tes kit kolam untuk mengukur levelnya, lalu menambahkan bahan kimia sesuai kebutuhan.
Karena plunge pool volumenya kecil, penggunaan chemical juga harus hati-hati. Terlalu banyak bisa menyebabkan iritasi kulit. Terlalu sedikit bisa membuat air jadi mudah keruh.
4. Pengecekan Komponen Spare Parts Pendukung
Filter, pompa, dan sistem sirkulasi air tetap perlu diperiksa secara berkala. Meskipun kapasitas dan dayanya lebih kecil daripada kolam renang besar, fungsinya tetap sama-sama penting.
Pompa berfungsi untuk melakukan sirkulasi air pada plunge pool. Sementara itu, filter bertujuan sebagai sistem penyaring pendukung agar air kolam tidak mudah kotor.
5. Jika Perlu, Tutup Plunge Pool Saat Tidak Digunakan
Jika Anda berencana tidak menggunakan kolam untuk beberapa minggu, sebaiknya gunakan penutup kolam. Tujuannya agar kolam tidak kemasukan debu, serangga, dan benda asing lainnya.
Penutup juga membantu menjaga suhu air tetap stabil dan mengurangi penguapan. Ini solusi sederhana tapi efektif untuk mengurangi frekuensi perawatan.
Perbedaan Perawatan Plunge Pool dan Kolam Renang Biasa
Sering muncul pertanyaan, apa bedanya perawatan plunge pool dan kolam renang biasa? Perbedaannya cukup banyak, meskipun prinsip dasarnya sama. Untuk memahami lebih jelas, berikut penjelasan tiap poin pentingnya.

Ukuran dan Kedalaman
Plunge pool memiliki dimensi yang jauh lebih kecil dibanding kolam renang standar. Kedalamannya juga biasanya dangkal, sehingga volume airnya lebih sedikit.
Dengan kapasitas yang lebih kecil, perawatan teknis seperti pengurasan air atau pencampuran chemical jadi lebih mudah dilakukan.
Jumlah Chemical yang Dibutuhkan
Karena airnya lebih sedikit, tentu saja chemical yang dibutuhkan juga tidak sebanyak kolam besar. Namun, perhitungan dosis tetap harus tepat agar tidak menyebabkan risiko pemberian chemical berlebihan.
Baca juga: Apa Itu Obat PAC Kolam Renang? Berikut Ini Penjelasannya
Penggunaan bahan kimia yang tidak seimbang bisa menyebabkan risiko masalah kesehatan dan menyebabkan rasa tidak nyaman saat menggunakannya.Berikut ini ringkasan perbedaannya dalam tabel:
| Aspek | Plunge Pool | Kolam Renang Biasa |
| Ukuran | Kecil | Sedang hingga besar |
| Kedalaman | Dangkal | Bisa lebih dari 1,5 meter |
| Volume air | Sedikit | Lebih banyak |
| Chemical yang dibutuhkan | Sedikit, lebih berhati-hati | Lebih banyak (menyesuaikan kebutuhan) |
Merawat Plunge Pool Sebaiknya Dilakukan Sendiri atau Pakai Jasa?
Kalau Anda memiliki waktu luang dan suka belajar hal teknis, melakukan perawatan plunge pool secara mandiri bisa menjadi opsi yang menyenangkan. Anda bisa membeli peralatan dasar seperti test kit, chemical, dan serokan.
Selain hemat biaya, Anda juga lebih memahami kondisi kolam sendiri. Namun, dalam banyak kasus, tidak semua orang punya waktu luang untuk itu. Misalnya Anda sibuk bekerja atau sering bepergian. Jika kondisi seperti ini terjadi, menggunakan jasa profesional bisa jadi solusi aman.
Tim profesional seperti Trijaya Pool bisa membantu Anda dalam maintenance berkala, pengecekan spare part, hingga treatment air yang tepat. Dengan keahlian mereka, kolam Anda tetap terjaga kualitasnya tanpa perlu pusing mengatur sendiri. Hubungi kami untuk mendapatkan info biaya perawatan kolam renang terbaru dan konsultasi gratis!
