Tidak banyak yang menyadari warna noda kolam renang itu berbeda-beda. Kita tidak bisa asal sikat, beberapa noda yang memang bandel tidak mempan jika dibersihkan dengan metode ini. Memahami perbedaan warna pada dinding atau lantai kolam adalah kunci agar Anda tidak membuang tenaga dan biaya bahan kimia secara percuma.
Oleh karena itu, untuk mengatasinya dengan benar kita perlu paham dulu jenis-jenis noda yang ada. Kami sudah buatkan rangkumannya di bawah silakan Anda simak dulu sebelum bertindak.
Dengan identifikasi yang tepat, kejernihan dan keindahan kolam Anda akan kembali maksimal tanpa merusak permukaan materialnya.
Daftar Isi
Jenis Warna Noda di Kolam Renang dan Cara Mengatasinya
Penyebab noda pada kolam renang kita ketahui melalui reaksi kimia terhadap bahan penguji, di mana noda organik merespons klorin, noda logam bereaksi terhadap asam askorbat, dan kerak kalsium menunjukkan reaksi berbuih saat terkena larutan asam klorida.

1. Warna Hijau
Pertama, noda organik berasal dari benda-benda alami yang dibiarkan terlalu lama di dasar atau dinding kolam, seperti daun, alga, dan sejenisnya.
Biasanya noda ini berwarna hijau, cokelat, atau kuning. Cara tesnya cukup mudah coba sikat bagian noda tersebut jika kelihatannya mulai memudar berarti itu noda organik
Untuk mengatasinya, Anda perlu melakukan Shock & Sikat. Lakukan super-chlorination (Shock) untuk membakar materi organik tersebut melalui oksidasi kuat.
Sikat dengan tenaga ekstra untuk melepaskan ikatan noda pada permukaan plester atau keramik. Pastikan sirkulasi berjalan baik agar filter bisa menangkap sisa-sisanya hingga tuntas.
2. Warna Kemerahan dan Coklat
Noda logam terjadi ketika logam yang terlarut seperti zat besi atau tembaga mengendap dan menempel di dinding kolam.
Hal ini sering terjadi jika Anda mengisi kolam dengan air sumur atau jika pH terlalu rendah.
Warna yang muncul biasanya bervariasi. Merah atau karat menandakan zat besi atau biru-hijau menunjukkan tembaga.
Cara mengetesnya adalah dengan menggunakan asam bubuk asam askorbat dilarutkan dalam air, dituangkan 1-5 menit pada noda selama satu menit.
Langkah berikutnya adalah menurunkan kadar klorin, lalu gunakan sequestrant.
Cairan sequestrant ini penting karena berfungsi mengikat partikel logam agar tidak menempel kembali ke dinding.
Baca juga: Begini Cara Mengatasi Kadar Zat Besi Tinggi di Kolam Renang
3. Warna Putih dan Abu-abu
Penumpukan kalsium karbonat atau silikat biasanya terjadi karena pH yang terlalu tinggi atau kadar kesadahan kalsium yang berlebih.
Noda ini umumnya berwarna putih atau abu-abu. Untuk memastikannya, teteskan sedikit cairan asam klorida (HCl) pada endapan tersebut. Jika muncul buih atau gelembung, itu adalah cara untuk memastikan kalsium karbonat.
Catatan safety: Pastikan untuk berhati-hati dalam menggunakan HCl. Gunakan sarung tangan dan masker. Jangan sampai terkena kulit.
Metode penanganannya melibatkan penggunaan Asam & Batu Apung. Atur pH air ke angka 7.2 untuk mempermudah proses melarutkannya.
Untuk kolam beton, Anda bisa menggosok perlahan dengan batu apung (pumice stone), namun jangan lakukan ini pada kolam plastik atau fiberglass.
Penggunaan bahan kimia khusus seperti juga sangat disarankan untuk area permukaan yang lebih sensitif. Penjelasan lebih lengkap mengenai teknik ini bisa Anda baca di panduan mengatasi kerak kalsium.
Manfaat Mengetahui Jenis Warna Noda Pada Kolam Renang
Ada sejumlah manfaat yang bisa Anda dapatkan jika memahami jenis warna noda pada kolam renang, berikut ini beberapa di antaranya:

- Efisiensi Penggunaan Bahan Kimia: Anda tidak akan membuang kaporit dalam jumlah besar jika ternyata noda tersebut adalah noda logam yang hanya bisa hilang dengan asam askorbat.
- Mencegah Kerusakan Struktur: Mengetahui jenis noda menghindarkan Anda dari penggunaan bahan kimia tertentu yang mungkin bisa merusak permukaan kolam.
- Menghemat Tenaga dan Waktu: Identifikasi yang tepat membuat proses pembersihan jauh lebih cepat karena metode yang digunakan langsung bekerja pada akar masalahnya.
- Menjaga Kualitas Air Tetap Sehat: Penanganan noda yang tepat mencegah penumpukan zat kimia berlebih di dalam air yang berisiko menyebabkan iritasi mata dan kulit bagi perenang.
Siap Mengatasi Noda Kolam Sendiri atau Butuh Bantuan Ahli?
Cara membedakan noda kolam renang dilakukan dengan melihat warnanya dan hasil uji bahan kimia. Umumnya noda hijau yang hilang dengan kaporit adalah organik, noda karat yang hilang dengan asam askorbat logam, serta noda putih yang berbuih dengan asam adalah kerak kalsium.
- Hijau/Cokelat (Organik) Solusinya: Pool shocking kemudian sikat.
- Karat/Biru (Logam) Solusinya: asam Askorbat dan sequestrant.
- Putih/Keras (Kerak Kalsium) Solusinya: Turunkan pH air kolam renang dan gosok.
Itu dia panduan mengenali warna noda kolam renang, jangan sampai salah teknik dalam mengatasinya. Kesalahan dalam memilih obat justru bisa membuat noda semakin permanen dan sulit dihilangkan di kemudian hari.
Kesulitan melakukan sendiri atau takut salah takaran kimia? Panggil saja tim Trijaya Pool Perawatan ke rumah. Kami memiliki tenaga ahli yang sudah sangat berpengalaman dalam mendiagnosa dan membersihkan segala jenis noda membandel pada kolam renang.
Hubungi kami untuk mendapatkan solusi profesional langsung hari ini agar kolam Anda kembali bersih.
