Apakah Anda punya kolam renang di rumah yang sering di pakai oleh anak-anak? Jika iya, kalian perlu tahu bahwa cara merawat kolam renang anak-anak itu bisa sedikit lebih intens karena kulit mereka lebih sensitif. Terlalu banyak menggunakan kaporit bisa menyebabkan masalah kulit dan risiko iritasi.
Tentunya sebagai orang tua Anda tidak ingin hal semacam ini terjadi. Namun, tidak usah khawatir. Ada tahapan yang cukup mudah untuk melakukannya. Anda bisa menjaga kebersihan dan kejernihan kolam renang anak-anak. Silakan simak penjelasan lebih lengkap berikut.
Daftar Isi
Perawatan Kolam Renang Anak-anak, Perlu Lebih Teliti di Bagian Ini!
Sebenarnya aturan merawat kolam renang anak-anak tetap sama tapi ada hal ekstra yang perlu di perhatikan. Adapun teknik perawatannya yang perlu Anda terapkan:

1. Menyaring Kolam Renang dari Sampah
Pertama, langkah awal dalam perawatan kolam renang anak adalah membersihkan sampah fisik yang terapung. Gunakan jaring serokan (leaf skimmer) untuk mengangkat daun, serangga, atau sisa mainan yang tertinggal di permukaan air. Sampah organik yang di biarkan terlalu lama akan membusuk dan menjadi sumber bakteri yang kurang baik bagi kesehatan si kecil.
2. Menggosok Permukaan Dinding dan Lantai
Selanjutnya, menyikat dinding dan lantai kolam sangat perlu di lakukan untuk mencegah tumbuhnya lumut dan bakteri yang menempel. Gunakan sikat khusus kolam renang untuk meluruhkan kotoran yang mulai mengerak di nat keramik atau mozaik.
Namun, sudahkah Anda memastikan area tangga atau pijakan tidak licin? Menyikat secara rutin akan menjaga permukaan kolam tetap kesat dan aman saat anak-anak bermain.
3. Water Treatment Kolam Renang Anak
Ini adalah bagian yang sangat penting agar air tetap sehat dan tidak mengiritasi mata. Water treatment kolam renang anak di lakukan dengan memastikan kadar pH air kolam berada di angka 7,2 – 7,6 dan klorin pada rentang 1-3 ppm.
Anda wajib melakukan pengecekan dengan test kit, lalu menambahkan bahan kimia seperti kaporit, PAC, terusi, atau soda ash sesuai dengan takaran yang pas. Pastikan air sudah stabil sebelum mengizinkan anak-anak kembali masuk ke kolam.
4. Vacuum Kolam Renang
Debu dan pasir yang mengendap di dasar kolam tidak bisa hilang hanya dengan sirkulasi filter biasa. Anda perlu melakukan proses vacuum untuk menyedot kotoran halus tersebut keluar dari kolam.
Dasar kolam yang bersih akan membuat tampilan air terlihat jauh lebih bening dan segar, sehingga anak-anak pun merasa lebih nyaman saat menyelam. Kesulitan melakukan vacuum? Anda bisa memahami cara vacuum kolam renang.
5. Menjaga Filter Berfungsi Normal 8 Jam per Hari
Filtrasi air adalah jantung dari kebersihan kolam renang. Pastikan mesin pompa dan filter bekerja setidaknya selama 8 jam sehari agar sirkulasi air berjalan lancar. Proses ini memastikan seluruh volume air melewati media penyaring sehingga partikel kotoran tertahan di dalam filter.
Secara umum perawatan kolam renang anak-anak itu sama dengan kolam biasa. Namun hal yang membedakan ada di frekuensi pengecekan dan ketelitiannya.
Jangan lupa untuk mengingatkan mereka agar tidak buang air kecil di kolam renang karena ini juga kurang baik untuk kondisi kolam dan kesehatan.
Jangan Abaikan Kesalahan Ini Saat Merawat Kolam Renang Anak-anak
Terkadang kita melakukan kekeliruan kecil yang dampaknya bisa merusak kualitas air kolam. Perhatikan beberapa poin berikut ini:
- Menunda jadwal perawatan: Air kolam yang jarang di rawat akan cepat berubah menjadi hijau dan berlumut. Jika sudah begini, biaya yang di keluarkan untuk penjernihan ulang justru akan jauh lebih mahal.
- Menggunakan chemical tanpa takaran: Kelebihan kaporit akan membuat kulit anak gatal, sedangkan kekurangan chemical membuat kuman tidak mati. Gunakan alat ukur yang tepat setiap kali menambahkan obat kolam.
- Mengabaikan pembersihan endapan: Endapan di dasar kolam jika di biarkan akan menjadi sarang kuman. Pastikan vacuum di lakukan secara rutin tanpa menunggu kolam terlihat menumpuk
- Tidak menyalakan filter dan pompa sesuai anjuran: Air yang diam adalah tempat favorit bagi nyamuk dan alga untuk berkembang biak. Selalu pastikan durasi filtrasi terpenuhi setiap harinya.
Manfaat Merawat Kolam Renang Anak-anak, Penting untuk Kesehatan!
Menjaga kualitas air kolam renang di rumah bukan hanya tentang tampilan, tapi juga tentang keselamatan:
- Mencegah Iritasi Kulit dan Mata: Air yang seimbang kimianya akan terasa lembut dan tidak membuat kulit si kecil menjadi kering atau mata merah.
- Menghindari Infeksi Saluran Pernapasan: Bakteri yang ada di air kolam kotor bisa memicu masalah kesehatan jika terhirup atau tidak sengaja tertelan.
- Membangun Kebiasaan Sehat: Dengan kolam yang selalu bersih, anak-anak akan lebih bersemangat untuk bergerak dan berolahraga di air.
Itu dia beberapa tips yang bisa Anda terapkan. Jika Anda merasa tidak sempat merawatnya sendiri atau butuh bantuan ahli agar takarannya selalu pas, segera hubungi Trijaya Pool Perawatan.
Kami siap membantu merawat kolam renang anak-anak tetap bersih, jernih, dan tentunya aman untuk kulit mereka.
FAQ (Pertanyaan Umum)
Apakah perawatan kolam renang anak-anak sama dengan kolam bayi?
Tidak. Kolam bayi biasanya memiliki volume air yang lebih sedikit dan frekuensi ganti air yang lebih sering. Selain itu, penggunaan bahan kimia pada kolam bayi biasanya di larang.
Apa dampak membiarkan kolam renang tidak di rawat?
Air akan menjadi sarang kuman, alga, dan jentik nyamuk. Selain itu, air yang tidak terawat bisa menyebabkan masalah kulit, risiko gangguan pernapasan dan penyakit lainnya.
Berapa kali kolam renang anak perlu di rawat?
Untuk menjaga kualitas terbaik, minimal lakukan pembersihan fisik dan pengecekan kadar kimia 2 kali dalam seminggu. Info lengkap cek panduan waktu perawatan kolam renang.
Apa saja obat kolam renang yang di pakai?
Obat yang umum di gunakan antara lain kaporit untuk membunuh kuman, soda ash untuk menaikkan pH, terusi untuk mencegah lumut, dan PAC untuk mengendapkan kotoran halus.
