Perawatan kolam sangat penting agar kolam renang tetap bersih, sehat, dan aman di gunakan setiap saat. Namun, banyak orang masih melakukan kesalahan yang justru merusak kualitas air dan memperpendek usia peralatan kolam.
Dengan memahami kesalahan yang sering terjadi, Anda bisa melakukan maintenance kolam renang lebih tepat dan efisien. Sebelum membahas detail poin-poin kesalahan tersebut, mari kita pahami dulu pentingnya menghindari kebiasaan yang salah.
Daftar Isi
Pentingnya Menghindari Kesalahan dalam Perawatan Kolam
Kesalahan kecil dalam merawatan kolam renang bisa berdampak besar pada kualitas air. Air bisa cepat keruh, peralatan lebih cepat rusak, bahkan membahayakan kesehatan pengguna.

Banyak pemilik kolam yang merasa sudah melakukan perawatan, tetapi hasilnya tidak maksimal. Hal ini biasanya karena cara perawatan di lakukan secara asal, tanpa mengikuti aturan yang benar.
Untuk itu, berikut adalah empat hal yang harus di hindari dalam jasa perawatan kolam renang maupun perawatan mandiri di rumah.
1. Membatasi Penggunaan Pompa
Dalam perawatan kolam renang, pompa berperan penting menjaga sirkulasi air. Banyak orang mematikan pompa terlalu lama demi menghemat listrik. Padahal, tanpa pompa, air bisa cepat berubah warna menjadi hijau karena pertumbuhan alga.
Air yang tidak tersirkulasi dengan baik akan keruh, dan Anda perlu lebih banyak bahan kimia untuk membersihkannya. Idealnya, pompa di jalankan 6–8 jam per hari agar air tetap jernih dan sehat.
2. Membersihkan Dinding Kolam Secara Rutin
Dinding kolam adalah area yang mudah di tumbuhi lumut dan alga. Sayangnya, banyak pemilik kolam malas melakukan maintenance kolam renang dengan alat khusus seperti pool brush atau vacuum.
Jika di biarkan, kotoran di dinding bisa menyebar ke seluruh air kolam. Hasilnya, air lebih cepat keruh, licin, dan tidak higienis. Membersihkan dinding kolam secara rutin adalah langkah penting dalam merawatan kolam renang yang benar.
3. Mengabaikan Pemberian Bahan Kimia
Kesalahan lain dalam perawatan kolam adalah tidak menjaga keseimbangan pH air. Air yang terlalu asam bisa merusak peralatan kolam, seperti tangga dan pipa.
Selain itu, kadar klorin yang rendah membuat bakteri berkembang biak lebih cepat. Dalam jasa perawatan kolam renang profesional, kadar kimia selalu di periksa agar air tetap stabil dan aman di gunakan setiap hari.
4. Memberikan Bahan Kimia Tanpa Panduan
Banyak pemilik kolam menuang bahan kimia sembarangan tanpa memperhatikan dosis. Pemberian obat kolam yang salah bisa merusak peralatan dan membahayakan kesehatan pengguna.
Iritasi kulit, mata kering, hingga gangguan pernapasan bisa muncul akibat dosis kimia yang berlebihan. Jika Anda ingin mencoba merawat kolam renang sendiri, pastikan mengikuti panduan profesional agar lebih aman.
Percayakan Perawatan Kolam Anda pada Ahlinya
Merawat kolam membutuhkan pengetahuan teknis dan ketelatenan. Jika Anda merasa repot, gunakan layanan dari penyedia profesional. Trijaya Pool Perawatan siap membantu mulai dari perawatan rutin, maintenance kolam renang, hingga renovasi.
Dengan dukungan tim berpengalaman, merawat kolam menjadi lebih mudah, hemat waktu, dan hasilnya terjamin bersih serta sehat.
Empat hal yang harus di hindari dalam merawat kolam adalah membatasi pompa, malas membersihkan dinding, mengabaikan pH, dan salah dosis kimia. Dengan menghindari kesalahan tersebut, kolam renang akan selalu bersih, sehat, dan nyaman di gunakan.
Bagi Anda yang sibuk, gunakan jasa perawatan kolam renang profesional agar hasil lebih optimal. Hubungi Kami untuk konsultasi gratis dan layanan terbaik dalam merawat kolam renang Anda.
