Nat kolam renang adalah bahan pengisi celah antara ubin keramik atau mozaik kolam renang. Ini berfungsi untuk mencegah rembesan air, membuat pemasangan ubin lebih kuat dan bisa bertahan lama untuk jangka panjang.
Meskipun terdengar sederhana, nyatanya bagian ini sangat penting. Tanpa adanya nat, permukaan lantai atau dinding kolam renang lebih rentan rembes dan copot. Kami akan mencoba menjelaskan lebih detail mengapa nat punya peran yang penting, dan bagaimana cara merawatnya.
Daftar Isi
Fungsi dan Kegunaan Nat Kolam Renang
Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya, ada tiga fungsi utama dari bahan nat kolam renang:
1. Mencegah Rembesan Air
Nat yang berkualitas baik, terutama yang kedap air, sangat penting untuk mencegah air masuk ke bawah permukaan keramik dan menyebabkan kebocoran. Jika air terus merembes ke bawah keramik, bukan hanya kebocoran yang terjadi, tetapi juga kerusakan pada struktur kolam itu sendiri.
2. Memperkuat Pemasangan
Nat mengisi celah dan mengikat ubin satu sama lain, membuat pemasangan lantai atau dinding kolam renang menjadi lebih rapi, kuat, dan tahan lama. Ubin yang di rekatkan dengan baik oleh nat akan meminimalkan risiko ubin terlepas atau bergeser saat kolam di operasikan.
3. Menjaga Kebersihan
Nat epoksi yang tidak berpori mencegah penyerapan kotoran, air, dan pertumbuhan lumut atau jamur, sehingga memudahkan pembersihan dan menjaga kesehatan kolam. Bukankah lebih baik membersihkan kolam yang permukaannya rata tanpa ada celah kotoran?
Perawatan Nat Kolam Renang, Banyak yang Belum Tahu
Sebenarnya ada beberapa hal sederhana yang bisa di lakukan untuk membuat lapisan nat ini tidak mudah terkikis dan bisa awet. Banyak pemilik kolam renang yang mungkin belum mengetahui hal ini karena memang efeknya tidak secara langsung.
Misalnya, menjaga kadar keseimbangan kimia di dalam air juga sebenarnya sudah terhitung langkah jitu untuk merawat nat kolam renang.

Air yang terlalu asam atau terlalu basa bisa mempercepat pengikisan nat, terutama nat berbahan dasar semen.
Selain itu, membersihkan kolam renang secara berkala dan menggunakan cairan kimia pembersih yang tepat saat menyikat lantai keramik atau mozaik juga perlu di perhatikan agar perekat kolam renang lebih awet.
Memahami Jenis Nat Kolam Renang
Karena sudah terlanjur membahas bagian ini, mari kita pahami juga dua jenis nat umum yang banyak di gunakan dalam pemasangan mozaik atau keramik kolam renang. Kira-kira mana yang Anda gunakan?
Nat Epoksi (Epoxy Grout)
Ini adalah pilihan terbaik untuk kolam renang. Nat epoksi tahan terhadap bahan kimia, tidak mudah terkikis, tahan jamur dan lumut, serta memiliki daya rekat yang kuat. Produk seperti AM 55 atau SikaCeram® 850 dan 855 adalah contoh perekat epoksi yang di rancang untuk area basah dan kolam renang. Nat epoksi memang lebih mahal, tetapi kualitasnya sebanding dengan ketahanannya.
Nat Semen Berbasis Polimer
Beberapa produk nat berbahan dasar semen juga di formulasikan khusus dengan polimer sintetis bermutu tinggi agar cocok untuk area basah dan kolam renang, seperti MU 408 PowerPool. Jenis ini lebih terjangkau, tapi tetap membutuhkan perhatian ekstra agar air kolam selalu seimbang agar tidak mudah terkikis.
Baca juga: Cara Merawat Mozaik Kolam Renang, Perhatikan Hal Ini
Cara Memperbaiki Nat yang Rusak (Melapisi Ulang)
Ini mungkin bagian yang agak teknis, biasanya hanya di lakukan oleh tukang kolam renang atau tenaga profesional. Namun, jika Anda penasaran, lebih kurang seperti ini proses perbaikan nat kolam renang jika yang lama sudah mulai terkikis:

1. Bersihkan Nat Lama
Gunakan kape, pisau semen, atau sikat kawat untuk menghilangkan nat lama yang sudah rusak atau rapuh. Pastikan tidak ada sisa nat atau kotoran sama sekali di celah keramik. Ingat, dasar yang bersih adalah kunci utama keberhasilan nat baru.
2 . Bersihkan Celah
Periksa kembali celah nat yang sudah di kupas. Pastikan bersih dari debu, pasir, atau kerikil agar nat baru dapat merekat kuat dan awet. Celah yang kotor akan membuat nat mudah terlepas lagi.
3. Siapkan Adonan Nat Baru
Campurkan bubuk nat khusus kolam (waterproofing) dengan air sesuai petunjuk kemasan hingga konsistensinya pas. Adonan tidak boleh terlalu cair atau terlalu padat, tujuannya agar mudah di aplikasikan dan bisa mengisi celah secara sempurna.
Baca juga: Cara Mengatasi Kolam Renang Retak dan Bocor, Jangan di Sepelekan
4. Aplikasikan Nat Baru
Oleskan adonan nat sedikit demi sedikit ke celah keramik. Pastikan seluruh celah terisi penuh dan nat di tekan dengan kuat. Mengapa harus di tekan? Tujuannya agar nat benar-benar padat dan kedap air.
5. Rapikan dan Bersihkan Sisa Nat
Segera rapikan sisa nat yang tercecer atau menempel di permukaan keramik menggunakan spons atau kain lembab sebelum nat mengering. Bersihkan sisa nat dengan pembersih khusus jika perlu. Jangan biarkan sisa nat mengering di permukaan keramik karena akan sulit di hilangkan.
6. Diamkan
Setelah nat terpasang rapi, biarkan nat mengering sempurna selama minimal 24 jam sebelum kolam di isi air kembali. Sangat di sarankan untuk memilih nat epoksi yang memang di rancang tahan air dan bahan kimia kolam agar perbaikan awet.
Itu dia penjelasan mengenai nat kolam renang, semoga bisa bermanfaat. Apakah nat kolam renang di rumah Anda bermasalah?
Jika lokasinya dekat dengan kantor cabang Trijaya Pool, Anda bisa menghubungi tim kami untuk memperbaikinya. Selain itu, kami juga bisa membantu untuk perawatan kolam renang rutin agar kolam renang tetap jernih dan nyaman di pakai untuk berenang.
