Melakukan perawatan kolam renang pasca renovasi bisa sangat melelahkan. Alasannya sudah jelas, ada banyak hal yang perlu di kerjakan, membersihkan sisa-sisa material renovasi, melakukan water treatment ulang untuk menjaga kestabilan pH dan klorin kolam renang.
Namun, tetap saja ini memang wajib di lakukan. Tanpa melakukan maintenance menyeluruh, maka kolam renang tidak bisa di gunakan dengan nyaman seperti semula. Kami akan mencoba menjelaskan apa saja yang perlu di lakukan.
Anda bisa mengeceknya dan coba pertimbangkan apakah akan melakukan perawatan kolam renang sendiri atau minta bantuan ahli saja.
Daftar Isi
Perawatan Kolam Renang Pasca Renovasi, Ini yang Perlu di Kerjakan
Sebelum lanjut ke pembahasan utama, kita perlu memahami bahwa skala renovasi itu berbeda-beda. Ada yang renovasi kecil atau pekerjaan renovasi besar mengubah banyak bagian kolam renang lama.

Di sini kami contohkan beberapa hal utama perawatan kolam renang setelah renovasi secara umum.
1. Membersihkan Sisa Nat dan Plester
Setelah proses pemasangan keramik atau mozaik, biasanya akan ada sisa nat dan plester yang menempel. Sisa-sisa ini harus di bersihkan secara tuntas agar permukaan kolam renang bersih dan air tidak mudah kotor. Meskipun terdengar mudah, proses ini saja bisa memakan waktu yang cukup lumayan terutama jika ukuran kolam renang Anda agak besar.
2. Memastikan Komponen Kolam Renang Berfungsi Normal
Selain itu, renovasi besar sering kali melibatkan penggantian komponen seperti pipa, pompa, atau mungkin filter bahkan skimmer box. Pastikan dulu bahwa semua bagian penting ini berfungsi dengan baik dan tidak bermasalah. Pengecekan lanjutan bisa Anda lakukan nantinya setelah kolam renang di isi dengan air dan sirkulasi mulai berjalan.
3. Mengisi Kembali Air Kolam Renang
Setelah semua bersih dan terpasang, barulah kolam di isi kembali dengan air bersih. Anda bisa membeli air dari penyedia air tangki terdekat. Tidak di anjurkan menggunakan air sumur, karena air tersebut mengandung kadar logam seperti zat besi dan sejenisnya yang sulit di kembalikan seperti semula. Selain itu beban kerja pompa air juga sangat tinggi, karena pengisian air kolam renang umumnya membutuhkan volume air yang besar.
4. Melakukan Pengecekan Air
Air yang baru di isi tidak lantas ideal untuk berenang. Tahap ini sangat penting, yaitu melakukan pengecekan kadar pH dan klorin menggunakan test kit. Kadar pH air harus berada di angka ideal sekitar 7.2 sampai 7.6, sedangkan klorin idealnya ada di angka 1.0 sampai 1.5 ppm. Jika angka ini belum tercapai, maka langkah selanjutnya harus segera di kerjakan.
Baca juga: Cara Tes Kadar pH Air Kolam Renang dengan Mudah di Rumah
5. Melakukan Water Treatment Pemberian Chemical
Jika hasil pengecekan air tidak seimbang, segera lakukan water treatment. Kita perlu menambahkan bahan kimia kolam renang yang sesuai, seperti soda ash untuk menaikkan pH atau klorin untuk membunuh bakteri.
Penambahan chemical ini harus di lakukan secara bertahap dan terukur. Pemberian zat kimia yang tidak tepat justru bisa merusak air kolam dan memperpanjang waktu perawatan.
Sejumlah bahan kimia yang umumnya di siapkan antara lain klorin, PAC, soda ash, terusi, HCL (jika perlu). Takarannya harus sesuai dan tidak berlebihan.
6. Menyikat Rutin
Meskipun sudah di renovasi, dinding dan lantai kolam perlu di sikat secara rutin. Penyikatan ini membantu menghilangkan partikel-partikel halus atau kotoran yang mungkin menempel. Ini juga penting untuk mencegah tumbuhnya lumut di kolam baru.
7. Melakukan Vacuum
Setelah semua partikel kotoran luruh dan mengendap di dasar kolam, langkah terakhir adalah melakukan vacuum. Proses vacuum ini akan menyedot semua kotoran yang mengendap, membuat air kolam menjadi benar-benar jernih
Baca juga: 5 Cara Vacuum Kolam Renang Ini yang Perlu Anda Ketahui
8. Pengoperasian Filter
Jangan lupa untuk menggunakan fitur-fitur penting dalam filter. Karena umumnya kolam renang menggunakan sand filter, Anda mungkin perlu memahami fungsi multiport valve pada filter seperti:
- Filter:Mode operasi normal untuk menyaring air kolam.
- Backwash:Mencuci kotoran di dalam pasir filter dengan aliran air terbalik.
- Rinse:Membilas sisa kotoran setelah backwash dan memadatkan pasir kembali.
- Waste/Drain:Membuang air kolam langsung ke saluran pembuangan (tidak di saring).
- Recirculate:Mengalirkan air tanpa melalui filter (untuk pencampuran kimia lebih cepat).
- Closed:Menutup semua aliran air dalam sistem.
Berapa Lama Waktu Merawat Kolam Renang Pasca Renovasi?
Lama waktu maintenance kolam renang setelah renovasi bisa sangat bervariasi tergantung kondisinya. Proses ini bisa memakan waktu seharian penuh atau bahkan lebih sampai kolam renang bisa di gunakan sebagaimana mestinya.

Jika renovasi melibatkan penggantian air secara total, proses water treatment awal untuk menstabilkan air bisa memakan waktu beberapa hari hingga air benar-benar jernih dan aman. Sudahkah Anda menyiapkan waktu yang cukup untuk proses ini? Ada baiknya untuk berkonsultasi dengan tenaga ahli.
Pertimbangan Terpenting, Maintenance Sendiri atau Panggil Ahli?
Sebelum memutuskan untuk melakukan perawatan kolam renang pasca renovasi sendiri, ada baiknya untuk mengetahui seberapa siap Anda melakukannya? Karena seperti yang kami jelaskan di atas, tahapannya cukup panjang dan bisa memakan waktu yang lama.
Jika Anda tidak benar-benar yakin atau tidak memiliki peralatan dan chemical yang memadai, maka saran terbaik kami adalah menggunakan jasa perawatan kolam renang yang profesional.
Keunggulan memilih jasa profesional:
- Lebih aman
- Pekerjaan tuntas
- Tidak kelelahan
- Terima beres
Hubungi kami, Trijaya Pool, untuk mendapatkan informasi jasa perawatan kolam renang setelah renovasi. Tim kami siap membantu kolam renang Anda kembali bersih dan nyaman untuk di pakai.
