Air kolam renang yang keruh sering kali membuat pemandangan tak lagi indah, bukan? Apalagi saat musim hujan tiba, air hujan yang bercampur langsung dengan kolam dapat menurunkan kualitas air. Di sinilah proses pengendapan kolam renang menjadi langkah penting agar air tetap jernih dan aman digunakan.
Faktor penyebab perubahan warna air kolam tidak hanya berasal dari cuaca, tetapi juga dari sumber air tambahan seperti air sumur. Meskipun kolam sudah dirawat secara rutin, penggunaan air sumur bisa membuat air mudah berubah warna menjadi hijau atau buram. Jika hal itu terjadi, berarti sudah saatnya dilakukan tindakan lanjutan berupa treatment pengendapan air kolam renang.
Treatment ini bertujuan untuk mengembalikan kejernihan air dan menstabilkan kualitasnya agar tetap sehat untuk digunakan. Prosesnya memang lebih intens dibandingkan perawatan harian, karena melibatkan lebih banyak bahan kimia khusus dan teknik yang tepat. Namun, hasil akhirnya sepadan dengan biaya dan waktu yang dikeluarkan.
Lalu, bagaimana langkah-langkah teknik pengendapan air kolam renang yang benar? Yuk, kita bahas satu per satu.
Daftar Isi
1. Mengatur Posisi Handle Multivalve
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memposisikan handle multivalve pada mode circulation. Tujuannya agar obat-obatan yang akan digunakan tidak masuk ke filter. Mengapa hal ini penting? Karena jika filter ikut bekerja selama proses pengendapan, maka kotoran dan bahan kimia akan menumpuk di dalamnya dan menyebabkan tekanan air dari inlet menjadi lemah.

Dengan posisi circulation, obat akan tersebar merata ke seluruh kolam tanpa membebani filter. Hal ini juga membuat proses mengendapkan air kolam renang berjalan lebih efektif dan efisien.
2. Melarutkan dan Menuangkan Kaporit
Tahapan berikutnya adalah melarutkan kaporit dalam ember berisi air bersih, lalu menuangkannya ke kolam. Dosis kaporit tergantung pada kapasitas air kolam. Untuk volume 100 kubik air, gunakan sekitar 3 kilogram kaporit biasa, atau cukup 2 kilogram jika menggunakan jenis granular.
Kaporit berfungsi untuk membunuh bakteri serta mengoksidasi zat organik dalam air kolam. Proses ini membantu mempercepat pengendapan kotoran sehingga air lebih mudah dibersihkan pada tahap selanjutnya.
Baca juga: Jual Kaporit Kolam Renang, Zat Pembersih Air yang Utama
3. Menambahkan Soda Ash
Setelah 15 menit dari penambahan kaporit, lanjutkan dengan menambahkan Soda Ash. Bahan ini berfungsi untuk menaikkan kadar pH air kolam yang terlalu asam. Jika pH air terlalu rendah, kaporit tidak akan bekerja secara maksimal.
Untuk air sebanyak 100 kubik, gunakan sekitar 8 kilogram Soda Ash. Bahan ini bisa langsung dituangkan ke kolam atau dilarutkan terlebih dahulu di ember berisi air sebelum dituangkan. Pengaturan pH yang seimbang sangat penting dalam pengendapan kolam renang karena menentukan keberhasilan proses kimia berikutnya.
4. Memberikan Trussi untuk Membunuh Lumut
Langkah keempat adalah menambahkan Trussi, yaitu bahan kimia yang berfungsi membunuh lumut dan membantu menampilkan warna biru alami pada air kolam. Lakukan langkah ini dengan jeda waktu sekitar 20 menit setelah penambahan Soda Ash.

Takaran yang direkomendasikan adalah 1 kilogram untuk setiap 100 kubik air. Larutkan Trussi di dalam ember berisi air, aduk perlahan hingga sebagian besar larut, lalu tuangkan larutan tersebut ke kolam. Jika masih ada sisa endapan di ember, biarkan hingga larut seluruhnya sebelum menuangkan kembali.
Langkah ini tidak hanya membantu menjaga kebersihan air, tetapi juga membuat kolam terlihat lebih segar dan menawan.
5. Menuangkan PAC (Poly Aluminium Chloride)
Tahap terakhir dalam teknik pengendapan air kolam renang adalah menambahkan PAC sekitar 10 menit setelah Trussi dimasukkan. Fungsi PAC adalah merekatkan partikel-partikel kotoran kecil agar menggumpal dan mudah mengendap ke dasar kolam.
Setelah PAC bekerja, akan terlihat gumpalan halus yang perlahan turun ke dasar. Biarkan sistem sirkulasi bekerja selama enam jam agar semua zat kimia tercampur dengan baik. Setelah itu, matikan pompa dan tunggu hingga seluruh kotoran mengendap sempurna di dasar kolam.
Langkah terakhir adalah melakukan vacuum buang untuk membersihkan endapan yang telah terkumpul. Proses ini mungkin mengurangi volume air kolam, sehingga Anda perlu menambahkan air baru hingga kembali pada level normal.
Kapan Treatment Pengendapan Perlu Dilakukan?
Tidak semua kolam membutuhkan pengendapan setiap minggu. Biasanya, treatment ini dilakukan ketika air kolam mulai terlihat buram, berwarna kehijauan, atau berbau tidak sedap. Selain itu, saat pergantian musim atau setelah hujan deras juga menjadi waktu ideal untuk melakukan mengendapkan air kolam renang agar kualitasnya tetap terjaga.
Melakukan pengendapan secara berkala akan membuat sistem filtrasi bekerja lebih ringan dan memperpanjang umur peralatan kolam Anda. Dengan perawatan yang tepat, air akan tetap jernih, bersih, dan nyaman untuk digunakan kapan saja.
Ingin tahu penjelasan lengkap mengenai durasi maintenance yang dianjurkan? Anda bisa membaca penjelasan kami mengenai waktu ideal perawatan kolam renang.
Konsultasi dan Layanan Profesional
Jika Anda masih ragu dalam menentukan dosis bahan kimia atau langkah-langkah pengendapan, konsultasi dengan tenaga profesional bisa menjadi solusi terbaik. Tim dari Trijaya Pool siap membantu memberikan panduan, estimasi biaya, hingga penanganan langsung di lapangan.
Kami memahami bahwa setiap kolam memiliki karakteristik yang berbeda, mulai dari ukuran, jenis material, hingga sumber airnya. Karena itu, penanganan pengendapan pun perlu disesuaikan agar hasilnya optimal dan aman digunakan.
Jadi, sebelum air kolam Anda benar-benar berubah warna, mengapa tidak melakukan tindakan pencegahan sejak dini? Dengan melakukan pengendapan kolam renang secara benar, kejernihan air akan kembali, dan kolam Anda siap digunakan kapan saja tanpa khawatir masalah kebersihan.
Jl. Raya Cilandak kko, Area Transmart No11, Jakarta selatan
Kode Pos 12560
Contact: 0813-8033-2211
